Saturday, June 3, 2017

Keep Calm and Plan This Wedding

Hello,

Setelah lama tidak menulis, saya akan memulai dengan menulis sesuatu yang masih segar dalam ingatan saya, bukan mengenai traveling, it's much more than that, jadi.. sekitar 3 minggu yang lalu, I got married!! yup finally, after several years of birthday wishes and new year's resolutions... Alhamdulillah..

Tulisan saya kali ini akan lebih kepada persiapan pesta pernikahan kali ya.. karena kalau persiapan mental, sampai saat ini masih on-going learning process ya.. hehe.. nah wedding receptionnya ini yang sudah selesai, baru deh berani menuliskannya.. Semua orang pasti tahu betapa ribetnya mengurus pesta pernikahan di Indonesia. Saya sendiri pun sudah mengalami itu semua dan tentunya sangat terbantu dengan membaca tulisan teman-teman di blog. nah, oleh karena itu, I just wanna give something back, semacam pay it forward gitu, walau tidak sebarapa yah siapa tahu saja bisa bermanfaat untuk capeng (calon pengantin) mempersiapkan pesta pernikahan.


Since I love to make the list, jadi saya list down dulu yah topik apa saja yang akan saya bahas di sini supaya lebih terstruktur gitu..

1) Venue
2) Catering
3) Decoration
4) Photo and Video
5) Entertainment
6) Make up and Attire
7) Invitation Card
8) Souvenir

Sebelum memulai mau membahas sedikit kenapa saya akhirnya memutuskan untuk mengadakan pesta pernikahan yang lumayan, awalnya sih kepingin yang sederhana saja, tamunya sedikit, misalnya akad saja di masjid lalu makan-makan selametan saja, eh tapi ternyata it's not that easy untuk kita yang di Indonesia ini, karena pernikahan di Indonesia it's not about just 2 people, it's really about your family, well at least your parents lah, apalagi jaman-jaman ortu kita itu biasanya masih keluarga besar ya, yang mana saudara-saudara (kakak dan adik kandung orang tua beserta anak-anaknya) saja sudah ratusan orang, lalu dikali 2 sudah agak tidak mungkin membuat acara yang sederhana saja, i.e. dengan tamu less than 300 misalnya. Akhir-akhir ini saya sering melihat artikel yang dishare yang isinya kurang lebih adalah daripada membuang uang untuk resepsi pernikahan, lebih baik uangnya ditabung untuk keperluan setelah menikah seperti membeli rumah, liburan, atau investasi, dan lainnya. Well, it really a matter of choice sih, tidak ada yang benar maupun salah, karena skala prioritas tiap orang pastinya berbeda, apa yang penting untuk satu orang belum tentu penting untuk orang lain, seperti kata pepatah: One man's trash is another man's treasure. Duh, sok bijak banget ya gue, hehe.. ini pembenaran aja sih daripada baper sama artikel-artikel seperti itu, hehehe... But sometimes, untuk orang-orang yang mampu, it's not even a choice, misalnya mengadakan pesta pernikahan atau membeli rumah, for some people they can have both.



Okay, sekarang lanjut ke topik pembahasan selanjutnya. Hal pertama yang perlu ditentukan adalah tanggal menikah kamu, pastinya yaa.. ini harus fixed dulu baru bisa lanjut ke langkah berikutnya, walaupun ada juga beberapa capeng yang agak flexible dengan tanggal, tanggal menyesuaikan kepastian tempat terlebih dahulu. Setelah tanggal, yang penting juga adalah penentuan berapa banyak tamu undangan, ingat ya perbedaan jumlah undangan dan jumlah tamu/orang. Normally 1 undangan berlaku untuk 2 orang, tapi sebaiknya kamu menghitung jumlah orangnya karena bisa saja 1 undangan untuk 1 keluarga jadi 4 orang misalnya (orang tua plus 2 anak). Ini penting sekali untuk menentukan jumlah makanan yang harus disediakan. Jadi, walaupun bukan estimasi fixed, setidaknya sudah ada target untuk jumlah tamu. Saya sendiri rencana awal adahal 300 undangan yang ekivalen dengan 600 orang, namun in the end sepertinya ada 800-900 tamu yang datang, tapi untungnya gedung saya memang kapasitasnya besar jadi penambahan segitu pun masih oke tempatnya, tinggal tambah makanan saja. Jadi gak bisa asal-asalan juga menentukan jumlah tamu karena harus disesuaikan dengan kapasitas maksimum venue kita. Okay, lanjut ke pembahasan pemilihan vendor dan reviewnya ya...

1) Venue

Ini adalah salah satu faktor penting yang harus ditentukan sebelum bisa menentukan hal lainnya, walaupun venue ini bukanlah yang akan menghabiskan budget paling besar, tapi ini berpengaruh kepada hal yang akan makan budget paling banyak yaitu catering. Why? karena harga catering akan tergantung dari venue yang kita pilih karena tiap venue akan men-charge perusahaan catering dan biaya charge ini bisa berbeda-beda. Berdasarkan pengalaman saya, biasanya untuk minta price list catering atau paket wedding, vendor akan tanya dahulu venue-nya dimana, karena price list yang diberikan akan disesuaikan dengan venue-nya.

Venue ini juga biasanya harus di book jauh-jauh hari, bahkan banyak dari para capeng yang sudah book dari 1 tahun sebelumnya, terutama untuk venue-venue idaman kali ya.. Kalau saya sendiri, persiapan nikahan ini sekitar 5 bulan, jadi agak pasrah juga dan tidak terlalu high expectation terhadap venue-nya karena sudah cukup mepet untuk standard orang Indonesia terutama warga Jakarta.  Banyak faktor yang menentukan pemilihan gedung, kalau untuk saya sendiri yang pertama lokasi yang tidak terlalu jauh dari rumah kami berdua, karena rumah saya di bekasi, saya cari yang jakarta timur atau bekasi. Selain itu tentu kapasitas gedung, ini penting untuk kenyamanan tamu, lalu apakah gedung itu full carpet atau tidak. Ideally saya ingin gedung yang berkarpet karena selain terkesan lebih mewah, lebih nyaman dan bersih saja, apalagi tamu kondangan kan biasanya pakai high heels, kalau tidak pakai karpet terkadang bisa kepleset tuh, hehe. Tapi ini sih saya masih flexible, kalaupun tidak dapat yang full carpet tidak apa-apa. Selanjutnya langit-langit gedung yang tinggi, ini penting untuk memberikan kesan luas dan tidak sumpek, hal lain yang juga penting adahal ketersediaan tempat parkir, karena saya ingat pernah ke nikahan teman yang parkirannya susah sekali dan macet itu sangat tidak nyaman deh. Sejauh ini itu sih pertimbangan saya dalam memilih gedung yang tentunya disesuaikan dengan budget kita ya.

Untuk gedung ada 2 gedung yang saya survey, yang pertama gedung wanita BKOW yang ada di Jalan Raden Inten. Keunggulan gedung ini lokasinya masih jakarta timur, langit-langit tinggi dan cukup berseni, harga sewa yang tidak terlalu mahal dan masih available, hehe. Kapasitas gedung ini bisa 800-1000 orang, dengan biaya sewa 11.5 juta plus tambahan charge untuk akad nikah 1.5 juta menjadi 13 juta. Jika berminat harus membayar uang DP sebesar 3.5 jt yang tidak bisa dikembalikan jika batal dan tidak bisa dipindah tangankan (over DP). Kekurangan gedung ini diantaranya; bangunannya bangunan lama, walaupun masih cukup bagus dan terawat, tidak full carpet, dan dia akan memberikan charge yang lumayan besar jika kita tidak pakai vendor yang rekanan dengan gedung ini, seingat saya dia punya list vendor rekanan untuk catering dan dekorasi. Biaya-biaya tambahan ini harus diperhitungkan baik-baik karena bisa jadi cukup signifikan jumlahnya. Kalau kebetulan kita cocok dengan vendor rekanan dia sih tidak masalah ya.

Gedung Wanita BKOW

Gedung pilihan kedua saya adahal Grand Galaxy Convention Hall, yang ada di dalam mall Grand Galaxy Park di Bekasi. Mall ini ada di komplek perumahan Galaxy. Dari namanya saja semakin mengkukuhkan bahwa Bekasi ini ada di luar planet, hehe. Nah, di gedung ini kita tidak bisa sewa saja, melainkan mereka menawarkan paket wedding termasuk sewa gedung, ada 2 paket yang ditawarkan, paket spesial dan paket ekslusif, paket spesial untuk 600 tamu dengan harga (harga 2017 awal) Rp 134,900,000 dan paket ekslusif untuk 800 tamu dengan harga Rp, 175,900,000 (kalau tidak salah ya). Harga segitu sudah termasuk sewa gedung, catering, dekorasi, dokumentasi, MC & entertainment, rias dan busana, serta wedding organizer pada hari H. Wow sekali bukan pemirsa? Kelihatannya sih begitu, tunggu saja cerita saya selanjutnya, saya bahas gedungnya dulu yah.

Untuk gedungnya, menurut saya sih, ini bisa dibilang gedung terbagus yang ada di planet bekasi. Gedungnya luas (kapasitas 2000 orang), masih relatif baru dan mewah, full carpet, full AC, dengan lampu-lampu kristal. Secara gedung oke banget deh, untuk lokasi ya memang bekasi sih, jadi untuk tamu-tamu yang ada di Jakarta jadi agak jauh, tapi kalau benar-benar teman pasti tetap niat untuk datang kan? Hehe. Lokasinya di dalam mall juga convenient ya, dicarinya tidak susah, parkiran luas, ada mushola yang bersih juga, dan kalau becandaan saya, kalau makanan kurang bisa jajan di mall atau kalau yang belum beli kado bisa beli dulu di mall, hehe. Cuma ya itu dia adanya paket wedding, jadi kita harus perhatikan juga vendor-vendor rekanan dia dan juga harus perhatikan baik-baik items yang tertera di paket, harus dibaca detail satu per satu. Oh iya waktu itu dia juga menawarkan bonus undangan (300 pcs) dan free wedding ring. Ya ampun, pengantin macam apa saya ini sampai cincin kawin pun harus gratisan. Setelah menghitung-hitung berapa biaya yang akan dikeluarkan kalau ambil gedung BKOW dan di GGCH, sepertinya tidak terlalu jauh berbeda, akhirnya pilihan dijatuhkan kepada gedung GGCH dengan pertimbangan dari sisi gedungnya lebih oke dibandingkan BKOW.

GGCH sebelum di dekor
Untuk yang penasaran apakah saya menambah biaya lagi, yes, there are additional expenses incurred juga sih, tambahan biaya yang terjadi untuk saya di luar paket adalah untuk sewa busana dan make up (untuk detailnya nanti dijelaskan di bawah ya), tambahan catering (nanti dijleaskan di bawah tapi mainly sih karena saya tambah tamu juga) dan ada tambahan sedikit untuk cetak undangan. So far, yang lumayan tambah banyak sih untuk makanan yaa... Dengan harga paketan begini sebenarnya jadi tidak terlalu kelihatan berapa sih biaya sewa gedung sebenarnya, tapi karena saya penasaran, saya coba breakdown satu per satu item yang ada di paket dan memperkirakan harganya berapa (ini saya bisa dapat dengan meminta price list dari vendor paket wedding), menurut perhitungan saya (yang belum tentu akurat) harga sewa gedung di GGCH ini sekitar 20 juta rupiah. Well, harga yang cukup wajar sih ya dengan kualitas gedung yang dengan kapasitas luas, full carpet, penampilan yang mewah dan nyaman. Setahu saya kalau untuk di Jakarta harga sewa gedung full carpet di 2017 paling tidak itu 35 juta lho, jadi harga ini cukup oke lah. Oh iya, selain gedung untuk acaranya, hal lain yang perlu dipertimbangkan juga yang perlu dicek ketika survey gedung adalah kelengkapan fasilitasnya, seperti bagaimana ruang pantry nya, ruang make up untuk pengantin, among, dll, kebersihan toilet, dan lainnya. Hal-hal tersebut sepertinya kecil tapi bisa menggaggu kenyamanan tamu juga lho.

2) Catering

Yup, catering atau makanan akan menjadi yang terbesar dari total pengeluaran kamu, untuk saya sendiri, makanan mencapai 50% dari total biaya. Satu hal yang baru saya ketahui setelah merencanakan pesta pernikahan adalah, biaya catering itu mahal booo. I guess karena wedding di Indonesia sudah menjadi bisnis yang besar ya dan tentunya karena pernikahan harapannya hanya akan terjadi sekali seumur hidup, setiap customer sudah tentu menginginkan yang terbaik di hari pernikahannya, dan tidak segan mengeluarkan uang lebih banyak karenanya. Dari siapapun yang saya ajak ngobrol mengenai wedding, hampir semua orang bilang, soal makanan inilah yang paling penting. Rasa tidak perlu yang sangat-sangat enak sekali, asal enak saja sudah cukup dan jangan yang tidak enak sama sekali, namun yang lebih penting dari rasa adalah, kecukupan dari ketersiediaan makanan itu sendiri. Ini amat sangat penting! Saya ulangi sekali lagi kecukupan makanan itu sangat penting pemirsa! Hehehe.. Karena katanya sih, amit-amit banget kalau sampai makanan kurang dan akan diingat seumur hidup oleh para tamu, bahkan salah satu teman saya bilang, jika makanan kamu kurang bisa jadi pesta pernikahan kamu akan dijadikan referensi, seperti ini contohnya: Duh jangan sampe deh kita kaya acara nikahan Nian kemaren, makanannya kurang, nama Nian di sini bisa diganti dengan nama bapak atau ibu kamu kalau yang ngomong adalah teman-teman bapak ibu kamu, jangan sampe kan seperti itu, kasihan juga orang tua kamu, karena yup, wedding is really about your parents. Selain dari supaya tidak menjadi bahan gunjingan, kecukupan makanan juga menunjukan bagaimana kamu menghargai tamu-tamu undangan kamu. Nih ya, tamu kamu itu sudah mengorbankan waktu dan biaya (transport) ke tempat nikahan kamu, sudah memakai baju bagus, berdandan secantik seganteng mungkin, sudah mendoakan yang baik-baik untuk kamu, terus masih ngasih angpao pula. So many things they do to you, you need to give something good in return kan? Yang paling penting dari segi makanan adalah asalkan makanan buffet masih ada, you should be fine. Karena kalau makanan pondokan/gubukan, sebanyak apapun kamu sediakan sudah pasti habis, jadi selama tamu masih bisa makan makanan buffet, that should be good enough.

Untuk pemilihan vendor catering karena dibatasi oleh vendor rekanan, pilihan saya waktu itu ada 2, karena hanya 2 vendor tersebut yang namanya cukup familiar, untuk catering saya tidak berani ambil resiko mencoba ambil vendor yang tidak familiar. Dari list vendor rekanan pilihan saya ada 2 yaitu Ibu Djoko catering dan Puspita Sawargi. Pertama saya datangi dulu Ibu Djoko catering untuk bertanya-tanya, untuk test food kebetulan karena tempatnya agak jauh, pihak marketing menawarkan test foodnya dikirim melalui gojek. Entah apakah karena makanannya dikirimkan lewat gojek jadi kurang menarik, kami kurang cocok dengan makanannya, padahal catering ini cukup terkenal lho, mungkin memang belum jodoh ya. Untuk yang satu lagi, saya mendatangi booth Puspita Sawargi di pameran pernikahan di Balai Kartini, selain bisa tanya-tanya sekalian bisa test food juga di situ, hasil test foodnya sih so far enak dan memuaskan sehingga beberapa hari setelah pameran, kami mampir ke kantor puspita sawargi yang ternyata tidak jauh dari rumah yaitu di jalan kincan, jatibening (ini sih sering saya lewatin) untuk membahas lebih detail lagi.

contoh makanan ketika test food

contoh makanan ketika test food

contoh makanan ketika test food

Untuk saya sendiri sebenarnya catering sudah termasuk harga paket, untuk 600 tamu saya dapet 500 porsi buffet, pondokan 2 dan bonus 1 kambing guling dan 1 es puter. Namun hasil diskusi dengan Mbak Elda marketing Puspita, kami harus tambah lagi pondokan, karena walaupun pondokan pasti habis, kalau pondokan terlalu sedikit pilihannya akan menjadi bahan perbincangan orang juga, kami percaya saja dengan mbak Elda yang sudah berpengalaman, dan ya bener juga sih, kebiasaan orang bahkan saya sendiri ketika menghadiri nikahan pasti makan pondokan dulu, baru setelah icip-icip beberapa pondokan beralih ke buffet kalau masih lapar. Setelah dihitung-hitung kami harus tambah sekitar 3 pondokan lagi, saya pun langsung deal dengan Puspita dan membayar uang DP sebesar 5 juta sebagai tanda jadi. Saya informasikan di sini saja ya perkiraan harga-harga catering supaya teman-teman bisa estimasi sendiri budgetnya berdasarkan jumlah tamu. Untuk buffet harga standard untuk catering yang bagus itu seitar 80 ribu, sementara untuk pondokan, harganya rata-rata 25 ribu per porsi, ini yang termurah lho untuk pondokan standard semacam siomay atau bakwan malang, kalau mau yang lebih mewah seperti salmon, chicken cordon blue, harganya bisa lebih mahal. Saya fikir-fikir mahal juga ya, porsi pondokan kan biasanya kecil juga, but then again seperti yang saya sebutkan sebelumnya, ini sudah menjadi bisnis. Untuk pondokan ini biasanya minimum pemesanan adalah 150-200 porsi. Untuk harga yang saya sebutkan itu rata-rata untuk catering yang bagus ya, beda vendor bisa jadi beda harga, tapi cukup lah segitu kalau mau membuat budget. Selain makanan utama, ketika deal dengan vendor catering, kamu musti tahu juga paket yang termasuk apa saja atau ada bonus apa saja, misalnya makanan dan minuman untuk akad nikah, snack untuk panitia dan sebagainya. Total tamu saya akhirnya sekitar 800-900 deh, makanya saya pun tambah lagi buffet 200 porsi (jadi total 700 porsi) yang menurut pengalaman mbak Elda ini sudah cukup untuk mencover tamu saya. Untuk pondokan, selain dari catering, saya juga membawa tambahan makanan (Alhamdulillah ada yang nyumbang) berupa waffle es krim dan nasi kapau. Sehingga total makanan segitu Alhamdulillah tidak kurang, seingat saya masih ada yang dibawa pulang juga dan teman-teman juga bilang makanannya enak.

dekor catering

dekor catering


Satu hal yang penting adalah, kamu musti jujur sama vendor catering berapa jumlah tamu kamu, supaya mereka juga bisa memperkirakan kecukupan makanan. Jadi dihitung baik-baik ya sampai per orang, jangan sampai kamu bilang sama catering tamu kamu 700 kenyataannya 1000 orang, nanti kamu sendiri yang malu kalau makanan sampai kurang. Venor catering selain menyediakan makanan dan minuman, mereka juga termasuk dekorasi untuk catering. Ini ternyata penting juga lho karena dekorasi catering ini bisa mempercantik dekorasi ruangan pesta nantinya. Selain memilih menu, kamu juga perlu memilih warna taplak meja yang akan digunakan. Enaknya kalau vendor catering dan dekorasi itu satu jadinya nyambung untuk dekorasi catering dengan dekorasi keseluruhan.

3) Decoration

Saya termasuk yang tidak ribet untuk urusan yang satu ini, dan untungnya karena gedung saya sudah bagus, menurut saya dekorasi pun tidak perlu yang terlalu heboh pasti sudah cantik juga. Oleh karena itu untuk dekorasi, saya tidak berencana untuk mengeluarkan biaya tambahan. Setelah saya baca detail apa saja yang termasuk di paket unruk dekorasi, sepertinya sudah cuku bagus untuk saya. Untuk dekor karena Pupsita Sawargi ada di list rekanan vendor dekor, saya pun pilih puspita juga supaya lebih gampang koordinasinya. Beberapa hari setelah deal dengan puspita, saya mendapat kabar yang mengagetkan dari marketing puspita, dia bilang, mba, untuk dekor nanti akan dikenakan tambahan biaya 8 juta ya, karena ternyata harga yang dibayarkan oleh gedung tidak cukup untuk menutup paket dekor standarnya dia. Setelah komunikasi lewat WA, saya pun akhirnya datang ke kantornya untuk meminta klarifikasi lebih jelas. Entah kesalahan komunikasi di pihak gedung atau catering, menurut saya, hal ini jangan sampai merugikan konsumen dong ya. Setelah diklarfikasi lebih lanjut ternyata memang harusnya untuk paket dekor dari puspita ada penambahan, hanya kesalahan dari pihak gedung tidak memberikan tanda asterik (*) di list vendor untuk menyatakan adanya biaya tambahan. Memang di list vendor ada beberapa yang diberi tanda asterik, namun untuk dekorasi Puspita Sawargi tidak ada tanda tersebut which I assume tidak ada penambahan as long as saya ambil sesuai dengan kriteria yang di paket.

Sempet kesel juga sih sama pihak gedung karena ternyata bukan dekor saja, awalnya saya sudah mau ambil Puspita saja untuk pilihan vendor lain seperti foto dan make up busana. Untuk foto dan make up busana, Puspita sebenarnya tidak menyediakan, tapi mereka ada list vendor yang rekanan dengan Puspita. Nah, saya pikir lumayan deh ya vendor fotonya cukup bagus seperto One Studio dan Creative Photography dan juga vendor make up busanyanya seperti Miarosa yang merupakan incaran saya juga. Tapi ternyata untuk vendor-vendor ini ada penambahan juga kalau saya mau pakai, padahal tidak ada tanda asterik, huh! Jadi in the end hanya ambil catering dan dekor saja dari Puspita dan saya bersikukuh tidak mau ada biaya tambahan untuk dekor. Saya pun mendatangi lagi ke gedung untuk meminta pertanggung jawababan, awalnya mereka bilang bianyanya 50% akan ditanggung oleh mereka (either gedung atau puspita) dan 50% lagi akan ditanggung oleh saya. Saya dengan tegas menolak dong, karena dalam hal ini informasi yang saya tahu ketika saya deal dengan gedung (bayar DP, tanda tangan kontrak) adalah untuk dekor, vendor puspita adalah rekanan dan tidak ada penambahan, jadi saya sebagai customer tidak mau membayar even sepeser pun, hahaha. Ini harusnya jadi bahan pembelajaran untuk mereka lah ya supaya ke depannya tidak terjadi lagi. Alhamdulillah, akhirnya saya tidak harus membayar apa-apa dan sampai sekarang saya tidak tahu siapa yang menanggung biaya ini.

Untuk dekor, saya tidak terlalu ribet ya dan alhamdulillah hasilnya bagus dan memuaskan, untuk dekor kita tinggal pilih saja model pelaminan yang diinginkan dan jenis-jenis hiasan yang dipilih. Untuk pelaminan saya tidak mau yang terlalu heboh dan norak, tapi saya juga tidak mau pelaminan model gebyok yang menurut saya kurang kekinian, hehehe, eh sebenernya tergantung sih kalau pakai adat jawa banget ya cocoknya gebyok ini, untuk saya kan pakainya nasional jadi tidak perlu yang gebyok. Untuk dekor alhamdulillah walaupun tidak pakai hiasan gazebo, pohon maple (yang mana kalau mau nambah ini biaya bisa bertambah beberapa juta) sudah cukup cantik, malah sepertinya sama pihak puspita ditambah beberapa hiasan yang tadinya tidak ada di paketnya. Senangnya...
Saya juga tidak menyediakan dekor untuk foto booth, karena itu tambahan biaya lagi, yang menurut saya tidak esensial, jadi gak usah deh ya.. anyway tamu-tamu bisa berfoto dimana saja di dalam gedung dan cukup bagus juga kok. Untuk yang mau membuat budget untuk dekorasi standar harganya sekitar 20-25 juta rupiah.

dekorasi

dekorasi

meja akad dan pelaminan

dekorasi


4) Photo dan Video (Dokumentasi)

Ini salah satu yang penting banget menurut saya, karena, acara sehari itu setelah acara selesai yang tersisa ya cuma dokumentasi. Saya sendiri tidak menuntut harus yang perfect banget dramatis atau gimana, yang penting terlihat hasil foto profesional dan saya terlihat cantik, hahahaha.. kok shallow gini ya.. Pilihan vendor foto dari paket gedung tidak terlalu banyak dan tidak ada yang familiar, familiar di sini maskudnya bisa saya validate hasilnya di instagram misalnya. Makanya awalnya saya excited tuh kalau bisa pakai rekanan pupsita sawargi untuk vendor foto. Namun, ternyata karena ada biaya tambahan, kalau tidak salah sekitar 2.5 juta, saya pun pilih yang tidak pakai nambah. Ada satu vendor foto bernama HnF Photography yang cukup agresif mengapproach saya (CP: Fery). Waktu saya cek di instagram sih portfolionya belum terlalu banyak ya makanya awalnya saya agak ragu juga sih, saya pun minta dikirimkan beberapa contoh video liputannya. Sampai akhirnya yang membuat saya yakin adalah ketika saya lihat contoh album mereka yang ada di kantor GGCH, sepertinya cukup oke, mungkin belum setenar vendor-vendor foto lainnya, tapi bolehlah dicoba.

Yang perlu kamu tanyakan kepada vendor foto adalah ada berapa orang yang akan ada di lapangan, untuk HnF ada 4 orang, dimana 2 orang yang pegang kamera foto 1 orang untuk video dan 1 asisten. Ini sudah cukup sih menurut saya, saya sempat baca di salah satu blog ada yang kecewa dengan vendor foto yang padahal cukup terkenal, dan tanggapan vendor tersebut adalah, mbak sih, pesennya pake standard yang hanya 1 fotografer, jadi tidak ada fotografer yang mengambil foto candid. Hrrrr nyebelin gak sih. Makanya kalau ini HnF sudah ada 2 fotografer should be ok lah ya. Salah satu keunggulan lain dari HnF adalah videonya sudah cinematic, yang mana saya sendiri tidak terlalu paham, but I assume, videonya jadi lebih artistik kali ya, hehehe. sampai saat saya tulis ini saya belum dapat video dan album fotonya, saya baru dapat hasil foto-fotonya di soft copy. Sejauh ini saya cukup puas dengan hasilnya (please refer to standard kepuasan saya di atas yaitu: saya terllihat cantik, haha). Memang tidak terlalu banyak foto-foto dramatis dengan berbagai pose, tapi ini sih kendalanya ada di objek fotonya, hehe, maklum deh, suami saya sangat tidak suka difoto (inikah yang dinamakan opposite attraction??) jadi ya hasil yang segini saja sudah alhamdulillah untuk saya. Saya juga dapet bonus mini studio dari HnF walaupun tidak termasuk di paket. HnF ini sebenarnya menyediakan jasa foto prewed juga yang saya tidak ambil karena selain menambah biaya saya juga tidak yakin hasilnya akan bagus mengingat suami saya itu tidak bisa difoto. Untuk yang mau cek-cek hasil foto HnF bisa ke instagramnya @hnf_weddingphotography.

Berikut beberapa hasil fotonya








5) Entertainment

Bagian ini sepertinya akan singkat saja, karena saya tidak perlu yang ribet-ribet untuk ini. Dari pilihan vendor rekanan gedung ada 2 yang sepertinya cukup terkenal yaitu BZ Entertainment dan Pao Entertainment. Paket entertainment ini termasuk MC, Solo keyboard (bahasa kerennya Ortu a.k.a. organ tunggal), 1 wedding singer, dan sound system. Saya memilih berdasarkan yang memberikan free charge untuk MC akad nikah, karena ternyata MC akad nikah tidak include yang mana harus menambah 1 juta, tapi setelah dinego akhirnya gratis dengan Pao Entertainment. Jujur ya saya tidak bisa memberikan review juga tapi so far sepertinya ok2 saja. Selama di hari H saya tidak terlalu mendengarkan dan menyimak musik dan lagu yang dimainkan tapi tidak ada complain dari yang lain juga. Untuk entertainment yang penting menurut saya pemilihan MC, jadi kita harus memberikan kriteria MC yang kita mau dan juga memberikan beberapa pesan kepada MC terutama untuk acara akad nikah untuk memastikan nuansa sakralnya bisa didapat, tidak kebanyakan bercanda misalnya.

6) Make up dan Attire

Ini dia one of the most important vendor bagi saya, mungkin bagi semua pengantin wanita ya.. hehe. Untuk paketan dengan gedung sudah termasuk rias dan busana resepsi, rias dan kain ibu, busana bapak, rias busana penerima tamu 4 orang, rias dan kain among tamu 6 pasang. Jadi sewa baju akad nikah tidak termasuk di sini which means saya harus tambah lagi karena saya memang berencana untuk sewa saja. Sebenarnya kalau mau membuat kebaya bukan berarti lebih mahal juga lho, bahkan kata teman saya kalau kebaya kamu bagus bisa disewakan ke orang lain dan harga sewanya bisa balik modal bahkan lebih. Tapi ya ada ekstra effort membeli bahan, mencari desain, menjahitan yang mana butuh waktu, dan waktu itu lah yang saya agak kurang. Memang sih buat kenang-kenangan, tapi to be honest, kapan ya baju nikahan akan kita pakai lagi? Almost never gak sih, karena gak mungkin juga dipake ke acara kondangan, ya kali masa kamu lebih heboh dari pengantinnya? Hehehe. Jadi ya sudah lah saya putuskan untuk sewa saja. Untuk baju saya gak perlu ribet sih, yang penting tidak ngejreng, tidak heboh dan tidak norak, maunya simple dan elegan. Untuk kebaya, kebaya brokat masih jadi pilihan saya dengen riasan jilbab nasional saja tidak pakai adat.

Untuk vendor rekanan gedung sepertinya sih tidak ada yang familiar bagi saya dan tidak ada instagramnya, namun waktu itu saya coba datangi 1 vendor namanya Sekar Kedaton. Tempatnya ada di perumahan gitu jadi koleksi kebanyanya tidak terlalu banyak, mungkin sekitar 20an kebaya, tapi dari situ harus diseleksi lagi mana yang muat untuk saya (sad) dan yang warnanya tidak norak. Alhasil hanya ada 2 kebaya yang saya coba, dan dua-duanya sih tidak ada yang sreg tapi tetap dicoba saja deh mengingat ini pertama kali saya mengunjungi vendor rias. Untuk riasnya ketika saya lihat contoh riasan di tab mereka pun saya tidak terlalu impressed ya, sepertinya lebih cocok ke adat jawa/tradisional, padahal kriteria saya untuk make up dan baju kan tidak norak. Untuk sekarang trennya lebih ke make up artist (MUA) ya dibanding rias pengantin yang medok.

salah satu kebaya yang saya coba di sekar kedaton
Selepas dari situ akhirnya saya ke Diamond. Diamond ini salah satu wedding service provider yang bagus, Diamond menyediakan paket wedding lengkap juga dan reputasinya cukup baik. Namun saya ke sana untuk melihat-lihat koleksi kebayanya yang luar biasa pemirsa, banyaaaaak sekali dan cantik-cantik semua. Saya yang habis dari sanggar rias kecil begitu ke Diamond tuh amazed banget. Tidak lama saya melihat-lihat langsung ketemu kebaya yang saya inginkan warnanya kalau saya lihat sih rosegold, tapi kata mbaknya warna champagne peach, dan setelah di foto sih hasilnya jadi coklat ya.. bener-bener gak jelas warnanya. Tapi saya sudah terlanjur suka, di situ saya juga pilih baju akad nikah yaitu kebaya putih. Yang membuat saya tertarik dengan Diamond adalah, mereka benar-benar terlihat profesional, saya kan baru lihat-lihat saja ya belum deal apa-apa, tapi mbaknya sudah langsung mengecek apakah 2 kebaya saya itu available untuk tanggal saya dan langsung membuking atas nama saya bahkan mengecek MUA yang available untuk tanggal saya dan langsug dibook. Padahal saya waktu itu belum tahu apa-apa dan belum deal apa-apa. Selain itu di sini semua kebayanya bisa dengan mudah dipermak ukurannya, jadi so far asal kamu gak besar atau kecil banget harusnya sih lumayan gampang ya. Untuk make up sendiri Diamond ini oke banget seperti yang sudah saya kepo-in di instagramnya baik instagram diamond maupun instagram para MUA-nya.

Semua begitu indah di Diamond, namun sayang sekali Diamond ini tidak termasuk rekanan paket gedung saya, tapi saya masih bisa pakai Diamond dengan biaya tambahan tentunya. Saya ambil paket rias dan busana yang paling murah saja yang mana terdiri dari rias dan busana akad dan resepsi, rias dan kain ibu, busana bapak, rias busana penerima tamu 4 orang dan rias busana among tamu 4 pasang, dan harganya waktu itu adalah 14.5 juta rupiah. Namun saya cukup bayar kekurangannya saja kepada Diamond karena sudah ada yang dibayar oleh gedung. Walaupun tidak termasuk di dalam paket saya, ternyata gedung masih membolehkan walaupun harga yang dibayarkan dari gedung ke diamond ini kecilnya luar biasa. Menurut Diamond mereka cuma dapat 5 juta rupiah saja which means saya harus menambah sekitar 9.5 juta. Menurut saya angka 5 juta sih luar biasa kecil ya even untuk paket standardnya dia, saya copas lagi di sini. (rias dan busana resepsi, rias dan kain ibu, busana bapak, rias busana penerima tamu 4 orang, rias dan kain among tamu 6 pasang). Coba deh teman-teman bayangkan, apakah 5 juta itu cukup untuk mengcover itu semua, dan kalaupun cukup vendor rias macam apa yang akan dipakai? Tapi saya tidak mau ambil pusing ya sudah lah, mungkin mereka charge saya juga karena tidak pakai rekanan dari dia. Dan again, rias busana ini vendor yang esensial banget menurut hemat saya.

Sebelum deal dengan Diamond sebenarnya saya sempat mengunjungi Miarosa juga yang rekanan dengan Puspita Sawargi, untuk miarosa ini ada 2, Sanggar Miarosa dan MR by Miarosa. Untuk yang rekanan dengan Puspita itu yang MR by  Miarosa. Lokasinya berdekatan tapi memang untuk koleksi yang Sanggar Miarosa jauh lebih bagus-bagus ya tapi harganya juga mahal bo. Kalau yang MR by Miarosa bagus juga sih tapi sepertinya saya sudah tidak bisa berpaling lagi dari kebaya di Diamond. Hehe. Tadinya sempat pingin pakai Miarosa ini, eh ternyata ada penambahan lagi yang lumayan, bisa sekitar 4jutaan, akhirnya saya decide pakai Diamond saja yang memang saya suka kebayanya dan juga seems reliable dan sangat profesional.

Selesai urusan kebaya masih ada urusan make up dan rias hijab. MUA yang aku dapat dari Diamond itu bernama Ibu Milla Yuswan (IG: @millayuswan). Jujur ya, waktu aku cek IG beliau, I'm not impressed at all, karena kok kelihatannya biasa saja, tidak seperti MUA lain yang make upnya terlihat flawless. Tapi saya berusaha positive thinking, sepertinya Ibu Milla ini mengambil fotonya bukan pakai kamera bagus, saya duga sih pake kamera HP saja. Akhirnya demi menghilangkan keraguan, saya pun memutuskan untuk test make up. Tadinya sih reluctant ya untuk membayar biaya tambahan  yaitu 800 ribu, setelah diencourage beberapa teman, akhirnya 2 minggu sebelum hari H saya test make up. Sebenarnya di test make up ini tidak sama 100% sih dan ini make up saja tidak termasuk rias hijabnya. But at least waktu test make up ini kamu bisa adaptasi dengan MUAnya, kamu bisa menyampaikan ke dia kalau ada concern atau hal-hal khusus yang kamu mau, dan MUAnya juga bisa melihat keadaan kamu dulu sebelum hari H, jadi dia bisa adjust ketika hari H. Kamu juga jadi bisa lebih comfortable sudah tahu bagaima hasil make up dia di muka kamu. Lebih ke assurance saja sih kalau saya. Alhamdulillah ternayata hasil test make upnya memuaskan, semua orang bilang cantik kecuali calon suami saya yang pas saya kirim cuma foto saya ke dia cuma bilang satu kata: serem. (sad banget ga sii). Dan ternyata benar juga dugaan saya, selama ini foto di IG dia biasa saja karena kameranya kurang bagus. Nah kebetulan pas abis saya test make up dia memfoto saya dengan kamera yang ok punya, saya sempat bingung sih, oh ternyata kamera dia bagus, tapi kok hasilnya biasa saja?
Ternyata pemirsa sepertinya dia baru-baru ini saja pakai kamera itu, terbuki beberapa foto beliau di IG sekarang sudah bagus-bagus dan flawless.

jelek amat beforenya

Alhamdulillah. Ibu Milla ini memang sudah belasan tahun berprofesi menjadi MUA jadi kemampuannya sudah tidak diragukan lagi dan yang saya suka dia orangnya so calm gitu. Saya kan panik harus pakai contact lens (minus mata 6 dan 8 mengharuskan saya pakai lens), saya bahkan sudah berfikir worst case scenario gak pakai softlens saja. Eh, tapi doi dengan tenangnya bilang, gampang kok, nanti saya yang pake in saya sudah biasa. dan bener loh, dia pakein lens itu setelah make up sebelum pakai bulu mata palsu. Saya udah sempet panik saja, emang bisa ya, apalagi make up di mata itu kan paling heavy. Tapi berkan ketenangan beliau dan dibantu oleh adik saya, akhirnya berhasil juga pakai softlens. Untuk rias hijab saya cukup memberikan beberapa contoh yang saya mau dari IG, tidak harus sama tapi pesan aku adalah tidak mau yang norak, mau yang simple dan elegan saja, kalaupun pakai mahkota yang kecil saja tidak yang tinggi. So far, alhamdulillah semua orang bilang aku cantik dan manglingi (kecuali suami yang tetep bilang aku serem) dan rias hijab pun simple tapi bagus. Foto-fotonya bisa dilihat di atas ya.








7) Invitation Card

Untuk undangan sebenarnya saya tidak mau ribet, lagian undangan gitu loh, nanti juga akan dibuang, hehe. Kebetulan paket gedung sudah termasuk cetak undangan 300 pcs dan bisa pilih sendiri desainnya. Saya sempat melihat-lihat beberapa contoh undangan dari Noela Grafika di kantor GGCH ya so far oke-oke aja yang simple saja.

contoh undangan yang masuk paket

Kebetulan Noela Grafika ini letaknya masih di jatibening (jalan caman) juga jadi cukup memudahkan kalau mau ke sana. Suatu hari saya mampir ke situ untuk memilih desain undangan yang saya mau. Ternayata begitu melihat-lihat, saya jadi tertarik dengan undangan dengan desain shabby chic dengan bunga full color yang tentunya agak di luar paket saya. Dari paket dapetnya undangan dengan harga 6000 per pc, sedangkan yang saya mau itu harganya 9500 per pc. Karena sudah terlanjur kepingin punya undangan yang motif bunga ini saya akhirnya setuju untuk menambah 3500 per pc. Ya sudah lah ya yang penting puas, hehe. Cukup banyak back and forth membahas undangan dengan Mas Danu ownernya. Dia akan mengeprin dulu di kertas besar untuk saya cek dan ricek sekali lagi sebelum saya tanda tangan (ACC) untuk naik cetak. Setelah jadi, sebenarnya saya tidak 100% puas sih, dari warna kertas tidak sesuai dengan request saya dan soal font juga ada yang tidak sesuai, tapi ya sudah lah ya, bisa di waive saja. Secara overall masih bagus dan again, nanti juga dibuang, hehehe. Jaman sekarang sepertinya kalau untuk yang sepantaran kita lebih prefer undangan elektronik atau via WA ya. Beberapa kali saya minta alamat teman untuk mengirimkan undangan hardcopy, tapi teman saya malah blilang, gue undangannya via WA juga gapapa, lo pake aja untuk yang lain. Padahal maksud hati mau lebih menghargai dan menghormati teman kita ya, tapi gak perlu deh. Kecuali untuk undangan saudara dan teman-teman orang tua ya, ini sih fixed masih perlu hardcopy. Selain itu untuk teman-teman kantor juga saya kasih hardcopy, karena kasihnyag gampang gak pakai effort kirim-kirim. Kecuali yang lumayan deket dan bisa dijadwal ketemuan, sisanya saya mengundang lewat WA yang desainnya sesuai undangan hardcopy, jadi bagus juga kok, jaman sekarang vendor undangan pasti sedia soft copy juga, saya juga request untuk dibuatkan undangan dengan versi bahasa Inggris (soft copy) untuk mengundang rekan kerja saya yang bukan WNI.

Final design undangan saya

8) Souvenir


Untuk suvenir saya sempat mampir ke Alfrianda Suvenir yang ada di Cipinang. Ini merupakan toko suvenir yang lumayan lengkap ya dan harganya konon katanya lebih murah. Namun saya sendiri kurang cocok untuk suvenir yang dijual di sini karena menurut saya agak standard ya, seperti gelas, kipas, dll. Sementara again kriteria suvenir yang saya mau adalah yang 1) berguna, 2) desain tidak norak. Sempet terfikir memberikan amplop dan kartu ucapan atau notes book kecil, tapi sepertinya agak mahal juga kalau mau yang bagus.

Sampai akhirnya ketika baca blog orang dia merekomendasikan vendor suvenir bernama hay maca (IG: @hay.maca). Suvenir yang dia sediakan itu berupa tote bag kain blacu atau spunbond, coin purse/pouch blacu dan tempat HP blacu. Yang saya suka dari hay maca adalah desainnya yang bisa customized, unik, tidak norak, dan terlihat keren. Saya langsung hubungin via IG meminta price list dan so far responnya cepat (PIC: Mbak Ima) Saya pesan pouch blacu dengan bungkus kain tile, harga per pc nya 8700 rupiah, which masih masuk budget saya yaitu 10 ribu untuk suvenir. Again saya pilih pouch karena akan bermanfaat bagi yang menerima, siapa sih yang tidak butuh pouch terutama untuk cewe-cewe ya. Untuk desain saya pilih yang sudah available saja di IG hanya saya customized saja kata-katanya dan pilih warna saja. Menurut saya jaman sekarang sudah sangat enak dan nyaman ya dimana untuk pesan suvenir kita hanya perlu pilih-pilih di instagram tidak perlu harus repot mencari di pasar, tinggal hubungi vendor lewat WA, mudah dan efisien.

suvenir setelah dibungkus tile

suvenir

Saya pesan 350 pcs, dengan asumsi 300 undangan kan awalnya namun karena di akhir-akhir ada penambahan, saya pun pesan tambahan 100 lagi (minimal pesan harus 100), yang untungnya masih bisa dipesan padahal waktu itu sudah 3 minggu sebelum acara loh, walaupun dengan warna dan bahan yang agak berbeda tapi gak masalah deh ya. Souvenir ini penting gak penting sih, karena tamu pasti expect sesuatu dan souvenir juga bisa dijadikan oleh-oleh untuk yang nitip saja tapi tidak datang, ya at least ada sesuatu yang bisa diberikan deh ya.

Okay segitu dulu sharing saya untuk persiapan acara pernikahan. Alhamdulillah semua berjalan lancar dan tidak ada kendala yang berarti. Jika ada yang mau tanya-tanya lebih lanjut sama saya boleh bertanya di komen atau bisa japri juga. Semoga bermanfaat ya.

2 comments:

si ona said...

whaaaaayyy komen gwe sebelumnya ga muncul

just want to say.. ini beguna deh buat brides to be..
really glad you knew what it is truly about..
families!
tanpa ignore the essentials.. yakni MUA! hahaha

Ali Caglar said...

Beautiful Messages
Whatsapp Status Image
Happy Birthday Messages
Jummah Mubarak Messages
I am Sorry Messages
Good Night Messages
Love Status for Whatsapp

The most beautiful good morning and Good Night Messages, love quote & Romantic Messages.